Jumat, 12 Agustus 2011
Sejarah Internet Indonesia
Minggu, 08 Mei 2011
KROMOSOM POLITEN
- Metasentrik, kedua lengan sama panjang.
- Sub metasentrik, salah satu lengan sedikit lebih pendek.
- Akrosentrik, salah satu lengan jauh lebih pendek daripada lengan yang lainnya.
- Telosentrik, jika lengan satu atau dua sedang yang lainnya pendek sekali.
Selasa, 12 April 2011
a. Investasi Otonom (Autonomous Investment)
Investasi otonom adalah investasi yang tidak dipengaruhi oleh adanya perubahan dalam pendapatan nasional maupun tingkat bunga. Jadi, tinggi rendahnya pendapatan nasional tidak menentukan jumlah investasi yang dilakukan oleh perusahaan
Berdasarkan kurva di samping, apabila suku bunga tinggi, jumlah investasi akan berkurang, sebaliknya suku bunga yang rendah akan mendorong lebih banyak investasi. Akibat dari perubahan suku bunga kepada investasi digambarkan oleh kurva l1 dan l2. Apabila suku bunga adalah ro jumlah investasi lo. Misalkan suku bunga turun ke r2, maka mengakibatkan pertambahan investasi menjadi l2, sebaliknya apabila suku bunga naik menjadi rl, Pendapatan maka akan mengakibatkan investasi turun, yaitu menjadi l1.
Menurut Joseph Allois Schumpeter investasi otonom (autonomous investment,) dipengaruhi oleh perkembangan-perkembangan yang terjadi di dalam jangka panjang seperti :
b. Investasi Terpengaruh (Induced Investment)
Investasi terpengaruh adalah investasi yang didorong oleh adanya perubahan pendapatan nasional. Jika pendapatan nasional naik investasi juga akan naik, jika pendapat nasional turun maka investasi juga menurun. Peningkatan pendapatan nasional diikuti kenaikan investasi karena kenaikan pendapatan nasional akan membawa serta kenaikan konsumsi, sehingga produksi dan investasi juga bertambah.
Keseimbangan dalam perekonomian terjadi apabila:
1) Y = C + I, yaitu pendapatan nasional sama dengan konsumsi ditambah investasi.
2) I = S, yaitu investasi sama dengan tabungan.
Perhatikan kurva berikut!
Pada keadaan seimbang seperti pada kurva di samping dipenuhi syarat keseimbangan yaitu pendapatan sama dengan pengeluaran (C + I). Atau tabungan (S) sama dengan pengeluaran investasi sektor swasta (I). Sedangkan Y = E merupakan syarat keseimbangan perekonomian, yaitu pendapatan sama dengan pengeluaran.
Global Warming
1. Pengadaan Car Free Day di sekolah
yang bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menurunkan ketergantungan masyarakat khususnya siswa terhadap kendaraan bermotor. Kegiatan ini biasanya didorong oleh aktivis yang bergerak dalam bidang lingkungan dan transportasi. Dengan adanya car free day mengurangi kandungan gas buangan di udara, sehingga dapat mengurangi dampak dari pemanasan global.
2. Pendidikan karakter
yaitu penanaman nilai – nilai karakter kepada warga sekolah meliputi komponen pengetahuan dan kesadaran diri akan lingkungan. Dengan pendidikan karakter, membuat siswa akan memberikan kesadaran akan pentingnya penyelamatan lingkungan dari dampak global warming dan membuat siswa berpikir logis.
3. Penggunaan teknologi ramah lingkungan
Kemajuan teknologi menjadikan kehidupan lebih mudah dan menyenangkan, tapi dampak negatif kemajuan itu juga tidaklah sedikit, misalnya polusi yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan pemborosan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.
Kehadiran teknologi ramah lingkungan adalah solusi bagi kehidupan berkesinambungan yang dapat dipertanggungjawabkan, kebutuhan akan hal itu adalah mutlak. Jika tidak , maka hal tersebut akan menjadi beban berat bagi generasi berikutnya dimana mereka akan mewarisi sampah polusi dan segudang masalah lingkungan yang mempengaruhi kehidupan paling dasar.
Berbagai teknologi ranah lingkungan telah berhasil diciptakan oleh siswa, diantaranya
a. knalpot ramah lingkungan
b. Lampu hemat energi
4. Penanaman pohon di sekolah dan pengadaan kebun sekolah
Sejarah Global Warming
Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.
Sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia melalui efek rumah kaca
Pemanasan Global atau Global warming, mulai menunjukan eksistensinya atau mencapai tingkat di atas normal di era industri dunia. Era industri yang kita kenal bermula dari negara Inggris yang terkenal dengan "The Balck Country" mempercepat permasalahan Global warming ini. Limbah-limbah hasil dari pembakaran, serpihan udara yang kotor mempercepat emisi gas karbon.
Mulai dekade 1900an mulai tercipta mobil-mobil, kendaraan cepat dan benda-benda yang melakukan pembakaran. Mulailah Global Warming semakin cepat dan semakin cepat. Teknologi yang berkembang semakin maju, limbah yang dikeluarkan juga semakin banyak dan merusak. Belum lagi masalah penebangan hutan secara ilegal memperparah global warming.
Untuk itu mari kita mengurangi permasalahan GLOBAL WARMING ini.
Jumat, 01 April 2011
Materi Teori:
1.1 Biologi Sel (Molekuler, Mirkobiologi & Bioteknologi) (Bobot 20%)
- Struktur dan fungsi sel
- Komponen kimia sel
- Organel-organel sel
- Metabolisme sel
- Sintesa protein
- Transport melalui membran-membran
- Mitosis dan Meiosis
1.2 Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan (Fokus pada Tumbuhan Berbiji) (Bobot 15%)
(dengan penekanan pada tumbuhan-tumbuhan berbiji)
- Struktur dan fungsi jaringan dan organ-organ yang terlibat dalam :
- Fotosintetsis, transpirasi dan pertukaran gas
- Transport air, mineral dan bahan lainnya
- Pertumbuhan dan Perkembangan
- Reproduksi (Golongan Paku-pakuan termasuk Lumut)
1.3 Anatomi dan Fisiologi Hewan & Manusia (fokus pada Vertebrata) (Bobot 20%)
(dengan penekanan pada Vertebrata)
- Struktur dan fungsi jaringan dan organ-organ yang terlibat dalam :
- Pencernaan dan nutrisi
- Respirasi, Sirkulasi dan Ekskresi
- Pengaturan (saraf dan hormon)
- Reproduksi dan Perkembangan
- Imunitas
1.4 Etologi (Perilaku) (Bobot 5%)
- Sistem perilaku, Penyebab perilaku
- Perilaku Konflik dan Belajar
1.5 Genetika dan Evolusi (Bobot 15%)
- Variasi : mutasi dan modifikasi
- Hereditas Mendel
- Alel multipel, rekombinan dan keterpautan sex (sex linkage)
- Prinsip Hardy-Weinberg
- Mekanisme evolusi
1.6 Ekologi (termasuk biosfer dan manusia) (Bobot 15%)
- Ekosistem
- Makanan dan hubungannya
- Aliran energi, siklus-siklus biogeokimia
- Suksesi
- Struktur Populasi dan Dinamika Populasi
- Biosfer dan Manusia
1.7 Biosistematika (Bobot 10%)
Struktur dan fungsi : hubungan evolusi dan ekologi diantara berbagai tipe organisme dalam berbagai kelompok
Senin, 28 Maret 2011
DAFTAR NAMA ILMIAH :
I. MAMALIA (Menyusui)
- Anoa depressicornis Anoa dataran rendah, Kerbau pendek
- Anoa quarlesi Anoa pegunungan
- Arctictis binturong Binturung
- Arctonyx collaris Pulusan
- Babyrousa babyrussa Babirusa
- Balaenoptera musculus Paus biru
- Balaenoptera physalus Paus bersirip
- Bos sondaicus Banteng
- Capricornis sumatrensis Kambing Sumatera
- Cervus kuhli; Axis kuhli Rusa Bawean
- Cervus spp. Menjangan, Rusa sambar (semua jenis dari genus Cervus)
- Cetacea Paus (semua jenis dari famili Cetacea)
- Cuon alpinus Ajag
- Cynocephalus variegatus Kubung, Tando, Walangkekes
- Cynogale bennetti Musang air
- Cynopithecus niger Monyet hitam Sulawesi
- Dendrolagus spp. Kanguru pohon (semua jenis dari genus Dendrolagus)
- Dicerorhinus sumatrensis Badak Sumatera
- Dolphinidae Lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili Dolphinidae)
- Dugong dugon Duyung
- Elephas indicus Gajah
- Felis badia Kucing merah
- Felis bengalensis Kucing hutan, Meong congkok
- Felis marmorota Kuwuk
- Felis planiceps Kucing dampak
- Felis temmincki Kucing emas
- Felis viverrinus Kucing bakau
- Helarctos malayanus Beruang madu
- Hylobatidae Owa, Kera tak berbuntut (semua jenis dari famili Hylobatidae)
- Hystrix brachyura Landak
- Iomys horsfieldi Bajing terbang ekor merah
- Lariscus hosei Bajing tanah bergaris
- Lariscus insignis Bajing tanah, Tupai tanah
- Lutra lutra Lutra
- Lutra sumatrana Lutra Sumatera
- Macaca brunnescens Monyet Sulawesi
- Macaca maura Monyet Sulawesi
- Macaca pagensis Bokoi, Beruk Mentawai
- Macaca tonkeana Monyet jambul
- Macrogalidea musschenbroeki Musang Sulawesi
- Manis javanica Trenggiling, Peusing
- Megaptera novaeangliae Paus bongkok
- Muntiacus muntjak Kidang, Muncak
- Mydaus javanensis Sigung
- Nasalis larvatus Kahau, Bekantan
- Neofelis nebulusa Harimau dahan
- Nesolagus netscheri Kelinci Sumatera
- Nycticebus coucang Malu-malu
- Orcaella brevirostris Lumba-lumba air tawar, Pesut
- Panthera pardus Macan kumbang, Macan tutul
- Panthera tigris sondaica Harimau Jawa
- Panthera tigris sumatrae Harimau Sumatera
- Petaurista elegans Cukbo, Bajing terbang
- Phalanger spp. Kuskus (semua jenis dari genus Phalanger)
- Pongo pygmaeus Orang utan, Mawas
- Presbitys frontata Lutung dahi putih
- Presbitys rubicunda Lutung merah, Kelasi
- Presbitys aygula Surili
- Presbitys potenziani Joja, Lutung Mentawai
- Presbitys thomasi Rungka
- Prionodon linsang Musang congkok
- Prochidna bruijni Landak Irian, Landak semut
- Ratufa bicolor Jelarang
- Rhinoceros sondaicus Badak Jawa
- Simias concolor Simpei Mentawai
- Tapirus indicus Tapir, Cipan, Tenuk
- Tarsius spp. Binatang hantu, Singapuar (semua jenis dari genus Tarsius)
- Thylogale spp. Kanguru tanah (semua jenis dari genus Thylogale)
- Tragulus spp. Kancil, Pelanduk, Napu (semua jenis dari genus Tragulus)
- Ziphiidae Lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili Ziphiidae)
II. AVES (Burung)
- Accipitridae Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Accipitridae)
- Aethopyga exima Jantingan gunung
- Aethopyga duyvenbodei Burung madu Sangihe
- Alcedinidae Burung udang, Raja udang (semua jenis dari famili Alcedinidae)
- Alcippe pyrrhoptera Brencet wergan
- Anhinga melanogaster Pecuk ular
- Aramidopsis plateni Mandar Sulawesi
- Argusianus argus Kuau
- Bubulcus ibis Kuntul, Bangau putih
- Bucerotidae Julang, Enggang, Rangkong, Kangkareng (semua jenis dari famili Bucerotidae)
- Cacatua galerita Kakatua putih besar jambul kuning
- Cacatua goffini Kakatua gofin
- Cacatua moluccensis Kakatua Seram
- Cacatua sulphurea Kakatua kecil jambul kuning
- Cairina scutulata Itik liar
- Caloenas nicobarica Junai, Burung mas, Minata
- Casuarius bennetti Kasuari kecil
- Casuarius casuarius Kasuari
- 89 Casuarius unappenddiculatus Kasuari gelambir satu, Kasuari leher kuning
- Ciconia episcopus Bangau hitam, Sandanglawe
- Colluricincla megarhyncha Burung sohabe coklat
- Crocias albonotatus Burung matahari
- Ducula whartoni Pergam raja
- Egretta sacra Kuntul karang
- Egretta spp. Kuntul, Bangau putih (semua jenis dari genus Egretta)
- Elanus caerulleus Alap-alap putih, Alap-alap tikus
- Elanus hypoleucus Alap-alap putih, Alap-alap tikus
- Eos histrio Nuri Sangir
- Esacus magnirostris Wili-wili, Uar, Bebek laut
- Eutrichomyias rowleyi Seriwang Sangihe
- Falconidae Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Falconidae)
- Fregeta andrewsi Burung gunting, Bintayung
- Garrulax rufifrons Burung kuda
- Goura spp. Burung dara mahkota, Burung titi, Mambruk (semua jenis dari genus Goura)
- Gracula religiosa mertensi Beo Flores
- Gracula religiosa robusta Beo Nias
- Gracula religiosa venerata Beo Sumbawa
- Grus spp. Jenjang (semua jenis dari genus Grus)
- Himantopus himantopus Trulek lidi, Lilimo
- Ibis cinereus Bluwok, Walangkadak
- Ibis leucocephala Bluwok berwarna
- Lorius roratus Bayan
- Leptoptilos javanicus Marabu, Bangau tongtong
- Leucopsar rothschildi Jalak Bali
- Limnodromus semipalmatus Blekek Asia
- Lophozosterops javanica Burung kacamata leher abu-abu
- Lophura bulweri Beleang ekor putih
- Loriculus catamene Serindit Sangihe
- Loriculus exilis Serindit Sulawesi
- Lorius domicellus Nori merah kepala hitam
- Macrocephalon maleo Burung maleo
- Megalaima armillaris Cangcarang
- Megalaima corvina Haruku, Ketuk-ketuk
- Megalaima javensis Tulung tumpuk, Bultok Jawa
- Megapoddidae Maleo, Burung gosong (semua jenis dari famili Megapododae)
- Megapodius reintwardtii Burung gosong
- Meliphagidae Burung sesap, Pengisap madu (semua jenis dari famili Meliphagidae)
- Musciscapa ruecki Burung kipas biru
- Mycteria cinerea Bangau putih susu, Bluwok
- Nectariniidae Burung madu, Jantingan, Klaces (semua jenis dari famili Nectariniidae)
- Numenius spp. Gagajahan (semua jenis dari genus Numenius)
- Nycticorax caledonicus Kowak merah
- Otus migicus beccarii Burung hantu Biak
- Pandionidae Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Pandionidae)
- Paradiseidae Burung cendrawasih (semua jenis dari famili Paradiseidae)
- Pavo muticus Burung merak
- Pelecanidae Gangsa laut (semua jenis dari famili Pelecanidae)
- Pittidae Burung paok, Burung cacing (semua jenis dari famili Pittidae)
- Plegadis falcinellus Ibis hitam, Roko-roko
- Polyplectron malacense Merak kerdil
- Probosciger aterrimus Kakatua raja, Kakatua hitam
- Psaltria exilis Glatik kecil, Glatik gunung
- Pseudibis davisoni Ibis hitam punggung putih
- Psittrichas fulgidus Kasturi raja, Betet besar
- Ptilonorhynchidae Burung namdur, Burung dewata
- Rhipidura euryura Burung kipas perut putih, Kipas gunung
- Rhipidura javanica Burung kipas
- Rhipidura phoenicura Burung kipas ekor merah
- Satchyris grammiceps Burung tepus dada putih
- Satchyris melanothorax Burung tepus pipi perak
- Sterna zimmermanni Dara laut berjambul
- Sternidae Burung dara laut (semua jenis dari famili Sternidae)
- Sturnus melanopterus Jalak putih, Kaleng putih
- Sula abbotti Gangsa batu aboti
- Sula dactylatra Gangsa batu muka biru
- Sula leucogaster Gangsa batu
- Sula sula Gangsa batu kaki merah
- Tanygnathus sumatranus Nuri Sulawesi
- Threskiornis aethiopicus Ibis putih, Platuk besi
- Trichoglossus ornatus Kasturi Sulawesi
- Tringa guttifer Trinil tutul
- Trogonidae Kasumba, Suruku, Burung luntur
- Vanellus macropterus Trulek ekor putih
III. REPTILIA (Melata)
- Batagur baska Tuntong
- Caretta caretta Penyu tempayan
- Carettochelys insculpta Kura-kura Irian
- Chelodina novaeguineae Kura Irian leher panjang
- Chelonia mydas Penyu hijau
- Chitra indica Labi-labi besar
- Chlamydosaurus kingii Soa payung
- Chondropython viridis Sanca hijau
- Crocodylus novaeguineae Buaya air tawar Irian
- Crocodylus porosus Buaya muara
- Crocodylus siamensis Buaya siam
- Dermochelys coriacea Penyu belimbing
- Elseya novaeguineae Kura Irian leher pendek
- Eretmochelys imbricata Penyu sisik
- Gonychephalus dilophus Bunglon sisir
- Hydrasaurus amboinensis Soa-soa, Biawak Ambon, Biawak pohon
- Lepidochelys olivacea Penyu ridel
- Natator depressa Penyu pipih
- Orlitia borneensis Kura-kura gading
- Python molurus Sanca bodo
- Phyton timorensis Sanca Timor
- Tiliqua gigas Kadal Panan
- Tomistoma schlegelii Senyulong, Buaya sapit
- Varanus borneensis Biawak Kalimantan
- Varanus gouldi Biawak coklat
- Varanus indicus Biawak Maluku
- Varanus komodoensis Biawak komodo, Ora
- Varanus nebulosus Biawak abu-abu
- Varanus prasinus Biawak hijau
- Varanus timorensis Biawak Timor
- Varanus togianus Biawak Togian
IV. INSECTA (Serangga)
- Cethosia myrina Kupu bidadari
- Ornithoptera chimaera Kupu sayap burung peri
- Ornithoptera goliath Kupu sayap burung goliat
- Ornithoptera paradisea Kupu sayap burung surga
- Ornithoptera priamus Kupu sayap priamus
- Ornithoptera rotschldi Kupu burung rotsil
- Ornithoptera tithonus Kupu burung titon
- Trogonotera brookiana Kupu trogon
- Troides amphrysus Kupu raja
- Troides andromanche Kupu raja
- Troides criton Kupu raja
- Troides haliphron Kupu raja
- Troides helena Kupu raja
- Troides hypolitus Kupu raja
- Troides meoris Kupu raja
- Troides miranda Kupu raja
- Troides plato Kupu raja
- Troides rhadamantus Kupu raja
- Troides riedeli Kupu raja
- Troides vandepolli Kupu raja
V. PISCES (Ikan)
- Homaloptera gymnogaster Selusur Maninjau
- Latimeria chalumnae Ikan raja laut
- Notopterus spp. Belida Jawa, Lopis Jawa (semua jenis dari genus Notopterus)
- Pritis spp. Pari Sentani, Hiu Sentani (semua jenis dari genus Pritis)
- Puntius microps Wader goa
- Scleropages formasus Peyang malaya, Tangkelasa
- Scleropages jardini Arowana Irian, Peyang Irian, Kaloso
VI. ANTHOZOA
- Anthiphates spp. Akar bahar, Koral hitam (semua jenis dari genus Anthiphates)
VII. BIVALVIA
- Birgus latro Ketam kelapa
- Cassis cornuta Kepala kambing
- Charonia tritonis Triton terompet
- Hippopus hippopus Kima tapak kuda, Kima kuku beruang
- Hippopus porcellanus Kima Cina
- Nautilus popillius Nautilus berongga
- Tachipleus gigas Ketam tapak kuda
- Tridacna crocea Kima kunia, Lubang
- Tridacna derasa Kima selatan
- Tridacna gigas Kima raksasa
- Tridacna maxima Kima kecil
- Tridacna squamosa Kima sisik, Kima seruling
- Trochus niloticus Troka, Susur bundar
- Turbo marmoratus Batu laga, Siput hijau
TUMBUHAN
I. PALMAE
- Amorphophallus decussilvae Bunga bangkai jangkung
- Amorphophallus titanum Bunga bangkai raksasa
- Borrassodendron borneensis Bindang, Budang
- Caryota no Palem raja/Indonesia
- Ceratolobus glaucescens Palem Jawa
- Cystostachys lakka Pinang merah Kalimantan
- Cystostachys ronda Pinang merah Bangka
- Eugeissona utilis Bertan
- Johanneste ijsmaria altifrons Daun payung
- Livistona spp. Palem kipas Sumatera (semua jenis dari genus Livistona)
- Nenga gajah Palem Sumatera
- Phoenix paludosa Korma rawa
- Pigafatta filaris Manga
- Pinanga javana Pinang Jawa
II. RAFFLESSIACEA
- Rafflesia spp. Rafflesia, Bunga padma (semua jenis dari genus Rafflesia)
III. ORCHIDACEAE
- Ascocentrum miniatum Anggrek kebutan
- Coelogyne pandurata Anggrek hitan
- Corybas fornicatus Anggrek koribas
- Cymbidium hartinahianum Anggrek hartinah
- Dendrobium catinecloesum Anggrek karawai
- Dendrobium d’albertisii Anggrek albert
- Dendrobium lasianthera Anggrek stuberi
- Dendrobium macrophyllum Anggrek jamrud
- Dendrobium ostrinoglossum Anggrek karawai
- Dendrobium phalaenopsis Anggrek larat
- Grammatophyllum papuanum Anggrek raksasa Irian
- Grammatophyllum speciosum Anggrek tebu
- Macodes petola Anggrek ki aksara
- Paphiopedilum chamberlainianum Anggrek kasut kumis
- Paphiopedilum glaucophyllum Anggrek kasut berbulu
- Paphiopedilum praestans Anggrek kasut pita
- Paraphalaenopsis denevei Anggrek bulan bintang
- Paraphalaenopsis laycockii Anggrek bulan Kaliman Tengah
- Paraphalaenopsis serpentilingua Anggrek bulan Kaliman Barat
- Phalaenopsis amboinensis Anggrek bulan Ambon
- Phalaenopsis gigantea Anggrek bulan raksasa
- Phalaenopsis sumatrana Anggrek bulan Sumatera
- Phalaenopsis violacose Anggrek kelip
- Renanthera matutina Anggrek jingga
- Spathoglottis zurea Anggrek sendok
- Vanda celebica Vanda mungil Minahasa
- Vanda hookeriana Vanda pensil
- Vanda pumila Vanda mini
- Vanda sumatrana Vanda Sumatera
IV. NEPHENTACEAE
- Nephentes spp. Kantong semar (semua jenis dari genus Nephentes)
V. DIPTEROCARPACEAE
- Shorea stenopten Tengkawang
- Shorea stenoptera Tengkawang
- Shorea gysberstiana Tengkawang
- Shorea pinanga Tengkawang
- Shorea compressa Tengkawang
- Shorea semiris Tengkawang
- Shorea martiana Tengkawang
- Shorea mexistopteryx Tengkawang
- Shorea beccariana Tengkawang
- Shorea micrantha Tengkawang
- Shorea palembanica Tengkawang
- Shorea lepidota Tengkawang
- Shorea singkawang Tengkawang
Minggu, 27 Maret 2011
Urutan Taksonomi
BIOLOGY
Dibedakan menjadi 3 :
| 1 | Sistem Klasifikasi Alamiah - diciptakan oleh Theophrastus (370SM - 285SM), salah satu |
| 2 | Sistem Klasifikasi Buatan - diciptakan oleh Carolus Linnaeus (1707-1778), ilmuwan swedia |
| 3 | Sistem Klasifikasi filogenetik - diciptakan oleh Charles Darwin 1859, menerbitkan buku tentang |
Petai cina
divisi:Magnoliophyta
Kelas:Magnoliopsida
Ordo:Fabales
Famili:Fabaceae
Subfamili:Mimosoideae
Genus:Leucaena
Spesies: L. Leucocephala
Kluwak
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Malpighiales
Famili: Achariaceae
Genus: Pangium
Spesies: P. Edule
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Caesalpiniaceae
Genus: Caesalpinia
Spesies: Caesalpinia pulcherrima
Sphermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Malvales
Malvaceae
Hibiscus
Hibiscus rosasinensis
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Genus: Oryza
Spesies: O. Sativa
kacang hijau
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Genus: Vigna
Spesies: V. radiata
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
sub Kelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus: Solanum
Spesies: Solanum tuberosum L

